Sifat Rahman dan Rahim Allah dalam Kalimah Bismillah

Dengan
(menyebut) Nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Mari kita
memulai kalimat agung dengan Basmallah.
Karena hanya dengan menyebut nama Allah di awal aktivitas kita akan membuat
segala aktivitas hati menjadi lebih tenang.
Setiap
surat dalam Al Quran selalu dimulai dengan kalimah Bismillah kecuali surat At Taubah. 113 surat lainnya selalu
dimualai dengan Bismillah, maka inilah
bukti kasih sayangnya Allah bahwa Dia selalu mengingatkan kita akan Kasih Sayangnya agar kita selalu ingat
dan bersyukur.
Mari
kita mengawali pembahasan ini dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim. Dengan
lafadz Bismillah yang berarti menunjukkan nama yang agung yang berarti
“Dengan menyebut Allah Allah”
dengan di ikuti kata selanjutnya Rahman dan Rahim yang berarti merujuk kepada
sifat-sifat Allah  Yang Maha Pengasih dan
Yang Maha Penyayang. Dengan arti lengkapnya
“Bismillahirrahmanirrahim” Adalah “Dengan menyebut nama Allah
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Dalam hal ini ada dua sifat Allah
yang sangat jelas yakni
1.       Yang Maha Pengasih
(Pemurah)
2.       Yang Maha Penyayang
Mari kita
bahas satu persatu
Ar- Rahman (Maha
Pengasih)
Ar Rohman adalah sifat kasih sayangnya Allah
kepada segenap mahluknya. Ini berlaku kepada siapa saja, apa saja, dimana saja
sejak jaman Nabi Adam dahulu kala sampai hari kiamat.
Sifat
Allah yang Maha Pengasih ini dapat kita rasakan di setiap waktu, disetiap
helaan nafas dan sepanjang hayat kita. Salah satu contoh kecil dari kasih Allah
yang dapat kita rasakan itu adalah nikmat. Seperti nikmat hidup, kita semua di
izinkan untuk hidup di bumi Allah, yang telah dilengkapi oleh Allah fasilitas
yang menunjang kehidupan kita, seperti di kasih udara, air, api, tumbuhan dan
binatang. Serta nikmat harta yang Allah berikan kepada siapapun, bahkan
termasuk orang kafir yang ingkar kepada Allah sekalipun, Allah Maha Pengasih
kepada seluruh makhluk.
Banyak
orang yang berpikiran bahwa banyak jalan menuju Allah. Mungkin maksud mereka
dengan agama apa saja mereka bisa menuju Allah, justru ini pemikiran yang
sangat tidak benar. Sahabat Quran Hamasah, banyak orang didunia ini beranggapan
bahwa orang bisa berbuat apa saja sekehendak hatinya tanpa memperdulikan
keberadaan Allah. Hingga akhirnya, karena kesenangan yang mereka dapatkan,
mereka menjadi ingkar dengan sifat Rahman nya Allah. Padalah meskipun Allah
berikan kesenangan yang merata kepada seluruh manusia di dunia, namun
kesenangan dunia hanyalah kesenangan sementara.
Allah Subhanahu wa
Ta’ala berfirman:
 “Ketahuilah oleh kalian, sesungguhnya
kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan
dan bermegah-megahan di antara kalian serta berbangga-banggaan dengan banyaknya
harta dan anak, seperti hujan yang karenanya tumbuh tanam-tanaman yang membuat
kagum para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya
kuning lantas menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada adzab yang keras dan
ampunan dari Allah serta keridhaan- Nya. Dan kehidupan dunia itu tidak lain
hanyalah kesenangan yang menipu
.” (Al- Hadid: 20)
 Hal ini disampaikan juga oleh sabda Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa
sallam saat berpesan kepada Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, sambil
memegang pundak iparnya ini:
كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ
Jadilah
engkau di dunia ini seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekedar
lewat (musafir)
.” (HR. Al-Bukhari no. 6416)
Abdullah bin Umar
radhiyallahu ‘anhuma pun memegang teguh wasiat Nabinya baik dalam ucapan maupun
perbuatan. Dalam ucapannya beliau berkata setelah menyampaikan hadits Rasul
Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas,
Bila engkau berada
di sore hati maka janganlah engkau menanti datangnya pagi. Sebaliknya bila
engkau berada di pagi hari, janganlah menanti sore. Gunakanlah waktu sehatmu
(untuk beramal ketaatan) sebelum datang sakitmu. Dan gunakan hidupmu (untuk
beramal shalih) sebelum kematian menjemputmu
.”
Sahabat Quran yang dirahmati
Allah, yuk kita sadari sifat Rahmannya Allah adalah wujud cinta kepada kita
sebagai muslim di dunia yang justru untuk menjadi hamba yang taat kepadanya.
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
Ar-Rahim (Maha
Penyayang)
Ar-Rahim  adalah Sifat Penyayang Allah yang khusus diberikan
kepada hambaNya di akhirat yang taat yang tidak menyekutukannya. Hal ini Allah
bedakan khusu hanya untuk orang orang yang Allah kehendaki untuk memasuki
Jamuan Allah yaitu Syurganya Allah.
Allah
Maha Penyayang karena memang Allah benar-benar menyayangi/mencintai hambaNya. Letak
perbedaan sifat Ar Rahman (Maha Pengasih) dengan Ar Rahiim (Maha Penyayang)
adalah sifat Ar Rahman (Maha Pengasih) meliputi seluruh makhluk Allah baik yang
beriman mau pun yang kafir di dunia. Dimana dengan sifat Ar Rahman,  Allah memberikan
alam semesta ini seperti air, udara, bumi dan sebagainya ke semua makhluknya
tanpa pandang bulu. Ada pun sifat Ar Rahim (Maha Penyayang) itu adalah khusus
bagi hamba-hamba Allah yang beriman dan bertaqwa, mengakui keesaan Allah, dan menjalankan
seluruh perintahnya.
Pernah, suatu hari
Rasululah bersama para sahabat dalam perjalanan kembali dari perang melihat
seorang ibu lari menyeruak ke tengah-tengah bekas pertempuran. Ia gelisah,
wajahnya menyimpan kekhawatiran yang mendalam. Ia sedang mencari putranya. Ia
berlari dihadang debu yang beterbangan disapu angin.
Akhirnya, ia menemukan
putranya tersebut. Didekapnya sang putra penuh kerinduan bercampur kecemasan.
Diberinyalah air susu. Matahari menyengat panas mengenai kulit anak itu. Dengan
perlahan, ibu tersebut menggerakkan tubuhnya, dihadangnya sengatan matahari itu
dengan punggungnya. Rasul menyaksikan kejadian itu lalu ia berkata kepada
sahabat yang lain, “Lihat, betapa sayangnya ibu itu kepada anaknya. Mungkinkah
ibu itu melemparkan anaknya ke api neraka?” Para sahabat menjawab, “Tidak
mungkin, ya, Rasulullah.” Lalu, Rasul berkata
“Sungguh Allah lebih
penyayang terhadap hamba-hamba-Nya daripada seorang ibu terhadap anak bayinya”
[HR Bukhari dan Muslim]
Begitulah Allah Yang
Maha Penyayang terhadap makhlukNya dengan seadil-adilnya.

قُلْ يَاعِبَادِي
الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لاَتَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللهِ إِنَّ اللهَ
يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Katakanlah:
“Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah
kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa
semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Az
Zumar: 53)
Sahabat
Quran, sungguh beruntung sekali orang yang mendapatkan Ampunan dari Allah kelak
di akhirat. Karena ampunan Allah adalah bukti Sayangnya Allah kepada
makhluknya. Namun tidaklah semua mendapatkan ampunan dari Allah. Hal ini
disebabkan karena kekufuran manusia dalam memenuhi seruanNya.
Sahabat Quran Hamasah, telah diceritakan baik di dalam Al-quran
dan Hadist, bahwa semua makhluk termasuk manusia akan dikumpulkan disuatu
tempat kelak di akhirat nanti, tempat yang luasnya seluas langit dan bumi dan
seluruh makhluk berkumpul menjadi satu untuk menunggu keputusan Allah SWT
tentang nasib mereka selanjutnya. Tempat itu adalah Padang Mahsyar. Disana kita
akan menerima catatan amal yang telah kita lakukan ketika hidup didunia. Sebagaimana
Rasulullah saw. bersabda yang diriwayatkan dari Ummu Salamah ra.
“Manusia akan
dikumpulkah pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki dan telanjang
tubuhnya. Maka saya (Ummu Salamah) bertanya: Ya Rasulullah, bagaimana dengan
kaum wanita? (maksudnya apakah juga telanjang). Jawab Rasulullah saw: Manusia
sibuk (dengan urusan-urusannya masing-masing) hari Ummu Salamah. Saya bertanya:
Apakah yang membuat mereka sibuk? Jawab beliau: (karena) dibukanya
catatan-catatan yang tercantum padanya perkara-perkara yang seberat atom dan
perkara-perkara yang seberat biji sawi.”
Begitupun yang diriwayatkan dari Aisyah ra.
Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Pada
hari kiamat manusia akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki,
telanjang dan tidak berkhitan. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, kaum wanita dan
lelaki semuanya akan saling memandang satu sama lain? Beliau bersabda: Wahai
Aisyah, keadaan saat itu lebih menegangkan sehingga mereka tidak akan saling
memandang satu sama lain.(HR.Muslim)
Oleh
karena itu sebagai orang yang beriman kepada Al Quran tentu kita harus
mempersiapkan dan menyambut kasih sayang Allah di dunia dan akhirat. Karena
sejatinya bagi seorang muslim, bahwa yang terpenting adalah Allah Ridho
terhadap kita di dunia dan akhirat.
Mari kita
mulai dengan Bismillahirrahmanirrahim. Menyebut NamaNya, Meng-Esa-kanNya, dan
MemujiaNya. Semoga kita termasuk kedalam Hamba-hambaNya yang selalu bersyukur.

 

Aamiin

Written by 

27 thoughts on “Sifat Rahman dan Rahim Allah dalam Kalimah Bismillah”

  1. Heya i’m for the first time here. I found this board and I find It really helpful & it helped me out much.
    I’m hoping to present one thing back and help others like you helped me.

  2. Hey! Do you know if they make any plugins to assist with SEO?
    I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good success.
    If you know of any please share. Thank you!

  3. Wonderful goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you’re
    just extremely great. I really like what you’ve acquired here, really like what you’re stating and the way in which
    you say it. You make it enjoyable and you still care for
    to keep it smart. I can’t wait to read far
    more from you. This is actually a tremendous website.

  4. I’m amazed, I have to admit. Rarely do I come across a blog that’s equally educative and entertaining, and without
    a doubt, you’ve hit the nail on the head. The problem is something that too few men and women are
    speaking intelligently about. I’m very happy I stumbled across this in my hunt for something regarding this.

  5. Greate pieces. Keep writing such kind of information on your blog.
    Im really impressed by it.
    Hi there, You have performed an excellent job. I will definitely digg it and in my opinion suggest to my friends.

    I’m confident they will be benefited from this website.

  6. Its such as you learn my thoughts! You appear to
    know so much approximately this, like you wrote the book in it or
    something. I feel that you just can do with some percent to pressure
    the message house a bit, but instead of that, that is
    excellent blog. A fantastic read. I will definitely be back.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *