ORANG – ORANG YANG DITAHAN AL QURAN

ORANG-ORANG YANG DITAHAN OLEH AL QURAN

Sahabat Quran yang dirahmati oleh Allah, kelak di akhirat nanti, orang-orang yang mengingkari Ayat-ayat Allah akan meminta dikembalikan ke dunia untuk beribadah kepada Allah. Namun Allah berpaling dari mereka dan Allah tidak akan mengingkari janjinya. Mereka akan tetap di neraka karena ditahan oleh Al Quran.

dan Allah yang maha Penyayang dengan IzinNya akan membalas orang-orang yang dalam hatinya masih ada keimanan meskipun sebesar zarah dengan Syafaat dari orang2 yang diperkenankanNya.

yakni mengeluarkan mereka dari neraka Jahannam dan memasukannya ke dalam Syurga.

يَوْمَئِذٍ لَّا تَنفَعُ الشَّفَاعَةُ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَنُ وَرَضِيَ لَهُ قَوْلًا

Pada hari itu tidak berguna syafa’at, kecuali (syafa’at) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya (QS Toha 109)

Namun apakah kita sanggup bertahan di NERAKAN BERJUTA-JUTA TAHUN? naudzubillahimindzalik.. karena siksa Allah sangatlah pedih, maka janganlah kita menyepelekan hukumnya karena ada orang yang kekal selama-lamanya di dalam neraka.

Mereka Adalah orang-orang yang ditahan oleh Al Quran

Siapakah mereka?

Mari kita simak

فَيَأْتُوْنِى فَأَسْتَأْذِنُ عَلَى رَبِّي ، فَإِذَا رَأَيْتُهُ وَقَعْتُ لَهُ سَاجِدًا، فَيَدَعُـِني مَا شَاءَ اللهُ. ثُمَّ يُقَالُ لِي : اِرْفَعْ رَأْسَكَ ، وَسَلْ تُعْطَهْ ، وَقُلْ يُسْمَعْ ، وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ . فَأَرْفَعُ رَأْسِي فَأَحْمَدُ رَبِّي بِتَحْمِيْدٍ يُعَـلِّمُنِي، ثُمَّ أَشْفَع فَيَحُدُّ لِي حَدًًّا ، ثُمَّ أُخْرِجُهُمْ مِنَ النَّارِ وَأُدْخِلُهُمُ الْجَنَّةَ . ثُمَّ أَعُوْدُ فَأَقَعُ سَاجِدًا مِثْلَهُ فِى الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ، حَتَّى مَا يَبْقَى فِى النَّارِ إِلاَّ مَنْ حَبِسَهُ الْقُرْآنُ. وَكَانَ قَتَادَةُ يَقُوْلُ عِنْدَ هَذَا: أَيْ وَجَبَ عَلَيْهِ الْخُلُوْدُ. (أخرجه البخاري ومسلم فى صحيحيهما)

“Maka mereka datang kepadaku. Akupun meminta izin kepada Rabb-ku. Ketika aku melihat Rabb-ku, maka aku menjatuhkan diri bersujud kepadaNya. Allah membiarkan aku sesuai dengan apa yang dikehendakiNya. Kemudian dikatakan kepadaku (oleh Allah) : “Angkat kepalamu! Mintalah, niscaya engkau akan diberi! Katakanlah, niscaya perkataanmu akan didengar! Berilah syafa’at, sesungguhnya engkau diberi wewenang memberi syafa’at”.
Maka aku mengangkat kepalaku. Lalu aku memuji-muji Rabb-ku dengan pujian yang Dia ajarkan kepadaku.
Kemudian aku memberi syafa’at.
Namun Allah memberi batasan kepadaku dengan suatu batasan.
Lalu aku mengeluarkan mereka dari Neraka dan memasukkannya ke dalam surga.
Kemudian aku kembali lagi kepada Allah,
lalu aku menjatuhkan diri bersujud kepadaNya seperti saat pertama.
(Demikian pula) pada yang ketiga atau keempat kalinya.
Sehingga tidak ada lagi yang tersisa di dalam Neraka,
kecuali orang yang ditahan oleh al Qur`an.
Qotadah menjelaskan maksud orang yang ditahan oleh al Qur`an di dalam Neraka: “Ialah orang yang pasti kekal di dalamnya”. [HR Bukhari dan Muslim] [5].

Oleh Ust. Jaenal Arifin
www.30harihafalquran.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *