AL QURAN SELALU DI HATI, I LOVE HAMASAH

Cintaku, Cintamu, dan Cinta-Nya
IMG_9554

ANDI SUSILAWATI,
ALUMNI HAMASAH BATCH 4 BANDUNG

 

Karena mimpi,
Mentari yang terbit
Menjadi pertanda untuk setiap harapan
Menjadi pintu untuk setiap pencapaian mimpi
Tersenyumlah,
Karena hari ini kita masih ada
Untuk menjemput mimpi

Karena mimpi,
Semendung apapun langit
Sepekat apapun awan
Sekeras apapun petir
Tetaplah bersabar
Karena butuh hujan
Agar pelangi datang mengindahkan langit

Karena cinta
Ingin menjadi keluarga Allah?
Ingin menhadiahkan mahkota dan jubah kemuliaan?
Untuk kedua permata hati, orang tuan tercinta?
Kuatkan azam, berjihadlah menghafalkan ayat-ayat cinta-Nya

Karena cinta,
Jejak langkah ini menapak di bumi kahyangan dalam bingkai hamasah
Berharap tiap jengkal langkah menghafalkan ayat-ayat cinta-Nya
Menjadi syafa’at kelak di hari akhir
Terkhusus untuk kedua permata hatiku, orangtua tersayang
Berharap tiap pendakian dalam menghafal ayat-ayat cinta-Nya
Menjadi sebab kita berkumpul di syurga-Nya

Karena cinta
Disaat menghafal dan memperdengarkan hafalan
Khusyuklah
Karena sebenarnya sang pemilik ayat-ayat cinta melihat kita

Karena cinta,
Teruslah engeja tiap kata
Teruslah berusaha menghafalkan kalamullah
Walau banyak rintangan

Karena cinta,
Jangan pernah letih di jalan ini
Karena tiap mengeja tiap kata
Ada kenikmatan terindah
Jangan pernah berputus asa terhadap nikmat-Nya
Janji Allah pasti untukmu yang yakin

Karena cinta,
Jangan risaukan waktu yang digunakan untuk menghafalkan kalamullah
Karena itu adalah waktu emas yang sangat berharga
Jangan risaukan duniamu
Titipkan kepada sang pemilik alam beserta isinya.

Karena cinta,
Semakin dekat dengan mimpi
Ujian akan semakin besar
Bertahanlah!
Allah Maha Melihat niat hamba-Nya

Karena cinta,
Jangan pernah patahkan mimpimu
Walaupun di depan banyak kerikil berserakan
Depa erat mimpimu
Karena Allah pasti akan menuntunmu

Karena cinta,
Layaknya padi yang berisi, semakin menunduk
Semakin bertambah hafalan
Semakin rendah hati

Karena cinta,
Tiap jejak langkah menjemput cahaya Al-Quran
Menjadi goresan terindah di langit
Menjadi cahaya yang menemani tiap langkah di dunia dan akhirat

Karena cinta,
Menghafal Al-Quran adalah seumur hidup
Hingga kelak ajal menjemput
Semoga cahaya Al-Quran membawa pada takdir Khusnul Khatimah

Karena cinta,
Kita tidak akan pernah tahu kapan waktu berakhir
Dahi ini bersujud kepada-Mu
Begitupun tak akan pernah tahu kapan kesempatan terakhir lidah ini dapat mengeja
Setiap huruf Al-Quran
Karena ajal akan datang tepat waktu
Pada saat yang tidak disangka
Maka dekaplah selalu Al-Quran

Karena cinta,
Izinkan aku mengusap peluhmu disaat lelah
Izinkan aku menghapus air matamu disaat sedih
Izinkan akku membuat senyumanmu selalu terkembang
Izinkan aku membahagiakanmu dunia akhirat
Karena cintaku padamu orangtuaku tersayang
Karena cintamu menjagaku dengan segenap hati
Menyayangiku dengan beribu kasih
Menemaniku dalam suka dan duka
Beribu cinta kasih yang tiada henti
Beribu cinta kasih yang sangat berharga
Beribu cinta kasih yang tidak akan pernah pudar
Semoga diri ini menjadi permata hati kalian berdua dunia-akhirat
Karena cintamu orangtuaku tersayang

Karena cinta-Nya kepadaku
Tiada henti mengirimkan segala kenikmatan
Tiada henti mencurahkan kasih sayang-Nya
Tiada henti menunjukan jalan hidayah
Tiada henti menuntun langkah ini untuk istiqomah
Tiada hentimenghadiahkan kado terindah setelah datangnya ujian
Atas cinta Allah kepada semua makhluk yang tiada terkira
Semoga hari-hari yang telah terlewati
Menjadi pintu untuk semakin dekat dengan-Nya
Menjadi penguat untuk hati yang lemah
Menjadi sumber ketegaranmenjalani dinamika kehidupan dunia yang sementara

Semoga cintaku dan cintamu melangit untuk menjemput cinta-Nya
Semoga cintaku dan cintamu selalu beriringan untuk meraih rahmat-Nya
Menuju Syurga-Nya.
Amin.
Insya Allah…

Andi Susilawaty Hardiani – Makasar

I LOVE HAMASAH

I LOVE HAMASAH

VENI DWINTA

 

Hamasah. Satu kata beribu makna. Satu tempat, satu visi, satu tujuan. Di sini kami bertemu, di tempat yang sederhana namun indah dan bermakna. Bertemu banyak teman dari berbagai daerah. Awalnya memang menyedihkan karena harus berpisah dengan keluarga, namun Allah mempertemukan dengan begitu banyak adik, kakak, bahkan ibu. Keluarga kedua yang menguatkan diri ini selama di sini.

Tempat ini, karantina ini, ah, sulit dituliskan dalam kata-kata. Kumpulan orang yang menghabiskan waktunya demi Al-Quran, mau berjuang demi Al-Quran, bercinta dengan Al-Quran. Aku bahagia bisa mengenal hamasah. Langkah ini memang tidak mudah. Jalan ini tidak selamanya mulus, namun kami selalu punya Allah, punya Al-Quran. Tidak ada yang menempati motivasi utama selain ingin mendapat ridho dari Allah SWT dengan mengikuti karantina ini.

Keterlambatanku datang ke sini pada hari ke-6 membuatku sedikit iri melihat teman-teman sudah banyak memiliki hafalan, sedangkan aku belum menyetorkan apapun. Tidak semudah yang aku bayangkan. Menghafal Al-Quran itu memerlukan kesungguhan, sedikit saja salah fokus, maka akan merusak segalanya. Malas, sedih, bosan, jenuh, itu sudah biasa dirasakan di sini. Tapi itu hanya sementara, ada muhafizah yang selalu mengingatkan, memberi semangat dan memaksa untuk setoran (haha…).

HAMASAH…ALLAHU AKBAR!

Manjadi pribadi ayng lebih baik

Menjaga waktu tidak terbuang sia-sia

Mempererat ukhuwah islamiyah

Mendekatkan diri kepada Allah

Mendekatkan diri dengan Al-Quran

 

Semua itu aku dapatkan di sini, di tempat ini, bersama orang-orang ini. Semoga sejak awal kedatanganku di sini sampai hari kepulangan nanti, niat ini akan tetap lurus. Menghafal Al-Quran karena Allah, bukan untuk menyombongkan diri, bukan untuk mendapat gelar “hafidzah”, bukan untuk menarik perhatian lawan jenis, serta bukan untuk prestise dunia lainnya.

Semoga kegiatan ini akan terus ada, semoga orang yang menghafal Al-Quran akan terus meningkat, semoga apa yang kita hafal akan terus kita jaga sampai akhir hayat nanti. Semoga yang kita hafal tidak hanya kita hafal, namun juga kita realisasikan di kehidupan kita.

 

Venny Dwinta Nurikhwan – MAKASAR